Searching...
28/09/11
09.28

Memilih Jenis Tanaman

Tanaman secara umum memiliki kemampuan untuk menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen di udara. Suasana bisa berubah menjadi lebih teduh dan nyaman, disaat kita berada di lingkungan yang dipenuhi oleh tanaman. Banyak jenis tanaman yang bisa kita pilih untuk mengurangi polutan, mulai dari jenis tanaman yang berasal dari dalam atau luar negeri hingga berdasarkan ukurannya baik itu semak atau tanaman besar yang disesuaikan dengan kondisi tanah dan iklim di negara kita.

Jenis tanaman Sanseivera
Dalam memilih jenis tanaman, kita bisa mengklasifikasikan dalam dua jenis berdasarkan letak tanaman tersebut. Pertama, tanaman yang diletakkan di dalam ruangan, jenis tanaman yang diletakkan di dalam ruangan selain berfungsi untuk mengurangi polutan bisa juga untuk memperindah dekorasi ruangan tersebut. Banyak jenis tanaman yang bisa dimanfaatkan untuk memberi keindahan di dalam ruangan, seperti lidah buaya, sanseivera, aglaonema constatum, suplir dan lainnya. Sanseivera, jenis tanaman ini sangat mudah dipelihara, tahan terhadap kekeringan namun lebih subur bila berada di lingkungan lembab dan basah. Selain untuk memperindah ruangan, tanaman sanseivera juga mampu mengurangi polusi secara alami dan menyerap rasa bau di dalam ruangan.

Selain di dalam ruangan, tanaman juga bisa diletakkan di luar ruangan. Banyak rumah-rumah yang berada di dekat jalan raya menggunakan tanaman sebagai media untuk mengurangi tingkat kebisingan. Jenis tanaman ini sangat bervariasi, salah satunya tanaman yang bertajuk dan berdaun besar. Tanaman ini biasanya ditanam sebagai pagar rumah dan letak satu dengan lainnya sangat rapat. Dengan kalkulasi yang sesuai, jenis tanaman ini bahkan mampu mengurangi tingkat kebisingan hingga 95 %. Beberapa jenis pohon yang bisa mengurangi kebisingan antara lain sawo, flamboyan, mahoni dan kaliandra.

Di sisi lain, ada juga jenis tanaman yang dianggap merugikan diantara jenis tanaman yang memiliki nilai lebih di atas. Ada beberapa tanaman yang boros air, salah satu jenis tanamannya adalah palem. Namun di beberapa daerah yang memiliki tingkat kejenuhan air yang tinggi, jenis tanaman ini bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk mengurangi kelebihan air di dalam tanah.
 

Pohon Trembesi
Selain mengurangi polusi melalui tanaman rumah, ada juga beberapa tanaman yang memiliki efek lebih besar dalam mengurangi tingkat polusi bila ditanam secara massal di daerah perkotaan. Bambu dan Trembesi adalah jenis tanaman yang memiliki kemampuan untuk mengikat karbon dioksida dan melepaskan oksigen dalam jumlah besar. Selain mengurangi polusi, tanaman bambu juga bisa menjadi peredam kebisingan dan konservasi. Salah satu penelitian menyebutkan bahwa hutan bambu mampu menyerap 62 ton karbon dioksida per hektar per tahun. Jenis tanaman lainnya adalah trembesi, berdasarkan penelitian IPB tanaman yang berasal dari Amerika Latin ini mampu menyerap karbon dioksida hingga 28,5 ton per tahun dengan tajuk 10-15 meter. Di sisi lain, tanaman ini bisa memberikan rasa teduh dengan kondisi fisiknya dan memiliki umur yang sangat panjang sehingga cocok bila diletakkan di ruang-ruang publik.

Memilih jenis tanaman yang akan kita tanam secara sepintas tampaknya adalah masalah sepele, namun dalam memilih tanaman diperlukan kecermatan agar kebermanfaatannya dapat dirasakan secara maksimal. Meskipun begitu, kita tidak perlu menjadi ahli pertanian, kita cukup mencari informasinya di internet, buku, majalah dan bisa juga bertanya kepada penjual tanaman.

Mari kita menanam untuk masa depan yang lebih baik !!

1 comments:

 
Back to top!